DO & Don’t Olahraga Untuk Kesuburan Wanita!

DO & Don’t Olahraga Untuk Kesuburan Wanita! 5

Manfaat olahraga bagi kesuburan wanita sudah banyak diteliti. Menurut studi, olahraga teratur dapat meningkatkan fungsi kesuburan wanita. Bahkan, wanita yang berolahraga 30 menit atau lebih setiap hari, memiliki risiko lebih rendah mengalami infertilitas akibat gangguan ovulasi.

Olahraga juga dapat memperbaiki metabolisme dan sirkulasi darah. Jika dilakukan secara rutin, maka dapat meningkatkan produksi hormon yang membantu pertumbuhan sel telur. Selain itu, olahraga juga dapat mengurangi stres. Kondisi stres tentunya dapat menurunkan kemungkinan pembuahan.

Namun, beberapa studi lain yang dilakukan pada atlet, menemukan bahwa olahraga berlebihan juga tidak baik. Olahraga ekstrem lebih dari satu jam sehari, misalnya, dapat menurunkan produksi hormon yang menstimulasi fungsi ovarium.

Akibatnya, terjadi gangguan ovulasi. Risiko ini meningkat sejalan dengan durasi dan intensitas olahraga.

Pilihan Olahraga yang bisa Anda lakukan

DO & Don’t Olahraga Untuk Kesuburan Wanita! 6

  • Jogging ringan, 5 kali seminggu dengan durasi 30-60 menit.
  • Zumba, 2-3 kali per minggu
  • Aerobik, 2-3 kali per minggu
  • Bersepeda dan berenang

Pilihan Olahraga yang Perlu Anda Hindari

DO & Don’t Olahraga Untuk Kesuburan Wanita! 7

  • Bikram yoga/-hot yoga.
  • Core strength training setelah ovulasi, termasuk core Pilates.
  • Olahraga lebih dari 1 jam.
  • Olahraga dengan intensitas tinggi (lari, gimnastik, balet, dll).

Selain hal- hal di atas, ada beberapa saran yang harus diperhatikan oleh wanita yang kelebihan berat badan. Seperti perlunya mengurangi konsumsi kalori harian dan tingkatkan olahraga secara bertahap hingga mencapai body mass index (BMI) ideal. Anda juga sebaiknya menargetkan olahraga kardio 60 menit per hari, dan olahraga strength-training 3 kali seminggu dengan durasi 30 menit.

Wanita yang memiliki berat badan di bawah rata- rata? Sebaiknya, tingkatkan asupan kalori Anda hingga mencapai BMI normal atau persentase lemak tubuh 12%. Bila Anda berolahraga 5 hari atau lebih per minggu, sebaiknya kurangi durasi olahraga menjadi 3 kali per minggu.

Sedangkan untuk wanita dengan BMI normal, Anda dapat memertahankan durasi olahraga kurang lebih 1 jam per hari. Bila siklus haid tidak teratur atau belum hamil setelah beberapa bulan, jangan tambah durasi olahraga Anda. Lebih baik, konsultasikan diri Anda dan pasangan ke dokter kandungan.

Kesimpulannya, sebaiknya lakukan olahraga Untuk wanita disarankan berolahraga selama 150 menit per minggu (5 hari dalam seminggu dengan durasi 30 menit). Konsumsi makanan sehat sesaui dengan kondisi tubuh Anda. Selamat Mencoba!

Sumber referensi: klikdokter.com