7 Manfaat Sepeda Statis yang Wajib Kamu Tahu!

manfaat sepeda statis

Ada banyak manfaat dari treadmill, lantas bagaiaman manfaat sepeda statis pada tubuh? Apakah manfaatnya juga sama?

Mari kita bahas pada artikel ini!

Manfaat sepeda statis untuk tubuh ideal

1. Peningkatan pembakaran kalori

Salah satu manfaat sepeda statis yang terbaik adalah potensi pembakaran kalori. Seperti berlari, bersepeda dalam ruangan menggunakan kelompok otot besar di bagian bawah tubuh Anda termasuk paha depan, paha belakang, betis, dan bokong.

Karena otot-otot ini sangat besar, ketika diaktifkan, mereka berpotensi membakar sejumlah besar kalori, yang mungkin berguna jika tujuan Anda adalah menurunkan berat badan. Bahkan potensi pembakaran kalori pasca olahraga bisa bertahan hingga 14 jam.

2. Menurunkan kolesterol

Harvard Health Publishing dari Harvard Medical School mencatat rata-rata pembakaran kalori dari berbagai latihan ketika orang dengan tiga berat badan berbeda melakukannya selama 30 menit.

Mengenai bersepeda di dalam ruangan, mereka mencatat bahwa bersepeda dengan intensitas sedang dapat membakar 210 hingga 294 kalori setiap 30 menit, tergantung berat badan Anda.

Meningkatkan intensitas ke “kuat” dapat menghasilkan pembakaran 315-441 kalori per 30 menit, tergantung pada berat badan Anda.

Gandakan waktu ini menjadi satu jam, dan Anda berpotensi membakar 420 hingga 882 kalori, setara dengan berlari dengan kecepatan sedang, menggunakan eliptical, atau rowing machine di dalam ruangan.

Hal ini menunjukkan bahwa bersepeda di dalam ruangan bisa menjadi alternatif yang sebanding dengan latihan tersebut dan merupakan alat yang hebat untuk ditambahkan ke rotasi kardio mingguan Anda agar aktivitas tetap menarik dan melatih otot Anda dengan berbagai cara.

3. Meningkatkan kekuatan otot dan stamina

Dari paha depan dan paha belakang hingga otot inti dan bokong, bersepeda melibatkan berbagai kelompok otot, yang membantu memperkuat dan mengencangkannya.

Tipe sepeda spin bike dilengkapi dengan pegangan, Anda dapat mengaktifkan tubuh bagian atas sepanjang bersepeda dengan berdiri di atas pedal alih-alih duduk sepanjang waktu.

Pastinya olahraga ini melibatkan tubuh bagian atas, inti, paha depan, dan paha belakang Anda pada tingkat yang lebih dalam karena tekanan tambahan untuk menjaga seluruh tubuh tetap tegak saat Anda bersepeda. Semuanya dapat membantu Anda membangun otot dan mengencangkan tubuh Anda.

Mampu mengubah tingkat resistensi selama latihan juga berarti Anda dapat menyesuaikan seberapa mudah atau sulitnya perjalanan Anda. Meningkatkan resistensi dapat membantu Anda meningkatkan otot dan daya tahan.

4. Meningkatkan kesehatan kardiovaskular

Manfaat sepeda statis yang sangat penting adalah membuat jantung Anda memompa lebih baik. Menurut Mayo Clinic latihan sepeda statis memiliki manfaat untuk jantung:

  • Penurunan risiko penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan stroke
  • Peningkatan aliran darah ke seluruh tubuh
  • Mengurangi tekanan darah
  • Manajemen gula darah yang lebih baik
  • Lebih sedikit penumpukan arteri

Semua manfaat tersebut akan meningkatkan kekuatan dan fungsi jantung Anda, yang dapat dimanfaatkan oleh semua orang, terutama seiring bertambahnya usia.

5. Minim risiko cidera

Menggunakan sepeda statis untuk olahraga dengan duduk dianggap sebagai kardio dengan risiko yang minim. Kenapa begitu?

Dibandingkan dengan berlari di trotoar, kaki Anda tidak menyentuh tanah yang keras, yang berarti potensi benturan pada lutut dan persendian Anda lebih kecil.

Sebaliknya, kaki Anda menginjak pedal dengan kuat saat Anda mendorong dan bersepeda.

Hal ini menciptakan resistensi yang lebih halus yang membantu memperkuat otot dan persendian Anda tanpa memberikan tekanan yang tiba-tiba, menjadikannya bentuk kardio yang sangat baik bagi siapa pun yang mencari latihan dengan minim risiko.

6. Mengurangi nyeri sendi

Sebuah tinjauan sistematis terhadap 11 penelitian dengan lebih dari 700 peserta penelitian mengamati bagaimana bersepeda mempengaruhi orang-orang dengan osteoartritis pada lutut mereka.

Para peneliti menemukan bahwa, dibandingkan dengan peserta penelitian yang tidak melakukan olahraga apa pun, pengguna sepeda stasioner yang dilibatkan dalam penelitian ini melaporkan berkurangnya nyeri sendi dan peningkatan kinerja.

Karena data yang menjanjikan seperti ini, bersepeda mungkin menjadi pilihan yang tepat bagi penderita radang sendi di lutut.

Namun, berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum melakukan rutinitas olahraga baru adalah yang terbaik.

7. Meningkatkan intensitas olahraga

Terakhir, meskipun Anda suka bersepeda di luar ruangan, pasti harus mempertimbangkan bagaimana cuaca di luar. Belum lagi, jika Anda berolahraga pagi-pagi sekali atau larut malam saat hari sudah gelap, hal ini mungkin berbahaya karena mobil-mobil melaju dengan cepat melewati Anda dan mungkin tidak dapat melihat Anda juga.

Namun, Anda dapat bersepeda dengan aman kapan saja, siang atau malam, dengan sepeda olahraga stasioner, dan Anda tidak perlu melewatkan sesi olahraga jika cuaca buruk, yang merupakan keuntungan besar lainnya.

Ada begitu banyak manfaat sepeda statis yang harus Anda rasakan sendiri. Berikut beberapa pilihan sepeda statis yang cocok digunakan sehari-hari:

Sale!
Rp 4.280.000
Sale!
Rp 4.960.000
Sale!
Rp 2.930.000
Sale!
Rp 3.240.000