Beginilah Kondisi Tubuh Manusia Ketika Berpuasa

Beginilah Kondisi Tubuh Manusia Ketika Berpuasa 1

Berpuasa adalah salah satu cara untuk mendektofikasi diri dari berbagai racun yang sudah masuk ke tubuh kita selama ini. Dengan berpuasa tubuh yang didetoksifikasi inipun akan mengalami perubahan secara perlahan. Perubahan yang dimaksud adalah kondisi tubuh yang berubah seiiring dengan proses detoksifikasi tubuh tersebut.

Kondisi tubuh sehari hari berbeda dengan ketika tidak berpuasa, saat berpuasa tubuh memproduksi energi sendiri dengan membakar nutrisi yang tersimpan dalam tubuh, seperti cadangan lemak, karbohidrat, dan gula untuk memproduksi energi. Tak hanya itu, organ-organ lain dalam tubuh pun menyesuaikan kinerja mereka dengan keadaan orang yang berpuasa.

Organ pencernaan seperti lambung dan usus akan memiliki waktu istirahat ketika seseorang berpuasa. Ini akan memberikan kesempatan bagi organ pencernaan untuk membersihkan sisa-sisa pencernaan yang ada di dalamnya dan mengeluarkan racun yang sudah menumpuk. Ketika berpuasa, aktivitas dialisis yang dilakukan oleh ginjal juga meningkat sehingga membantu penyerapan garam dan air, Ini juga bisa menurunkan tekanan darah.

Perubahan yang terjadi di dalam tubuh saat berpuasa akan berbeda-beda, tergantung dari lamanya kita berpuasa. Secara teknis, tubuh baru masuk ke “fase puasa” setelah 8 jam dari makan terakhir, di mana usus selesai menyerap berbagai macam nutrisi dari makanan. Pada kondisi normal, glukosa tubuh tersimpan di liver dan otot sebagai sumber energi utama. Selama puasa, penyimpanan glukosa inilah yang dibakar pertama untuk memasok energi bagi tubuh kita, sehingga kita dapat melakukan kegiatan seperti biasa. Setelah penyimpanan ini habis, lemaklah yang menjadi sumber energi selanjutnya. Meskipun sebenarnya, penyimpanan glukosa di liver tidak dihabiskan penuh, masih ada sisa sebagai cadangan energi jika dibutuhkan sewaktu-waktu dan melakukan fungsi lainnya di dalam liver.

Dengan berpuasa selain tubuh menjadi terdetoksifikasi badan pun akan terasa lebih ringan karena kita hanya makan saat sahur dan berpuka puasa, tapi ingat berbuka puasa tidak boleh berlebihan. Segala sesuatu bila dilakukan terlalu berlebihan akan menjadi tidak baik untuk tubuh. Selamat berpuasa dan Sehat selalu!

Sumber referensi: merdeka.com

WhatsApp chat