Alpukat Bikin Gemuk Mitos Atau Fakta?

Pada dasarnya pasti banyak yang bertanya-tanya mengenai pertanyaan ini, karena yang orang tau biasanya alpukat adalah buah yang memiliki kandungan lemak dan kalori yang tertinggi di antara buah buah yang lain yaitu sebesar lemak 15 gram dengan kalori sebesar 160 per 100 gram. Maka banyak orang yang sedang berdiet menghindari memakan buah ini dan memilih mengkonsumsi buah lainnya seperti lemon, semangka, atau apel.

Lalu alpukat bikin gemuk itu mitos ataukah fakta? Berikut penjelasannya.

Meskipun alpukat masuk dalam kategori buah-buahan, alpukat sebenarnya adalah sumber lemak nabati yang baik untuk dikonsumsi. Alpukat mengandung kalori yang padat. Menurut para ahli gizi yang tergabung dalam The Academy of Nutrition and Dietetics di Amerika Serikat, anda yang ingin menambah berat badan, perlu menambahkan sumber kalori padat setiap makan.

Natrium (Sodium) dan kolesterol yang terkandung dalam alpukat dapat diabaikan karena satu porsi alpukat hanya mengandung 1 gram protein. Selain itu, alpukat mengandung 3 gram karbohidrat dalam setiap porsinya dan 1 gramnya adalah serat makanan (dietary fiber). Oleh karena itu, alpukat menjadi pilihan yang baik bagi orang-orang yang diet rendah karbohidrat.

Lalu apakah benar alpukat bagus untuk diet?  Anda tak perlu khawatir dengan kandungan lemak dalam alpukat. Karena jenis lemak dalam alpukat adalah lemak nabati tak jenuh tunggal. Jenis lemak ini disebut lemak baik karena sifatnya yang sangat mudah dibakar dan diubah menjadi energi. Berbeda dengan lemak jenuh yang cenderung mengendap dalam tubuh.

Alpukat menyediakan jenis lemak sehat yang dibutuhkan tubuh. Seperti minyak zaitun, alpukat dapat meningkatkan kadar HDL (kolesterol “baik”). Kolesterol HDL dapat membantu melindungi terhadap kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Bahkan kolesterol tipe ini juga dapat membantu mengatur kadar trigliserida serta mencegah diabetes.

Efek kombinasi dari nutrisi yang terkandung dalam alpukat menawarkan manfaat besar sebagai anti-peradangan. Kombinasi unik dari buah alpukat seperti Vitamin C dan E, karotenoid, selenium, seng, pitosterol dan omega-3 asam lemak membantu mencegah peradangan. Hal ini menunjukkan bahwa alpukat dapat membantu mencegah atau mengurangi risiko penyakit osteoarthritis dan rematik.

Bikin gemuk atau malah dapat melangsingkan tubuh itu adalah bagaimana cara Anda mengkonsumsinya, konsumsi tepat sasaran seperti apabila ingin langsing lebih baik minum jus alpukat pagi hari dari pada makan nasi uduk. Juga yang tak kalah penting adalah Anda harus tetap berolahraga dan melakukan aktifitas fisik agar berkeringat dan sehat. Selamat mencoba!

Sumber referensi: halodoc.com, astaga.com, dan alamtani.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp chat